Minggu, 05 Mei 2019

The Most Comfortable Place is Family part 1

What's your opinion ? Kita memang terlahir dari latar belakang keluarga yang berbeda. Tetapi sebelum kita dikandung, Tuhan telah merencanakan dimana kita lahir. Tidak ada yang salah dengan keluargamu. Itu hanya cara Tuhan untuk mengajarimu kelak berkeluarga. Karena setiap orang memiliki cerita yang berbeda
Dan ini cerita ku..

Aku lahir di keluarga yang berkecukupan. Almarhum bapak bekerja sebagai Kepala sekolah di salah satu SD negeri. Ibu bekerja sebagai buruh pabrik. Sejak kecil aku dirawat oleh nenekku. TK, SD, Bahkan sampai sekarang kuliah pun aku masih tinggal dengan nenek. Jadi saat bapak dan ibu bekerja, aku pasti dititipin ke rumah nenek. Jadi terbiasa tinggal di rumah nenek daripada di rumah sendiri. Bahkan aku lebih kenal orang di daerah nenek ku daripada rumahku sendiri hehehe
Segalanya telah aku miliki. Harta, kasih sayang, pelajaran dan yang lain hingga bapakku meninggal saat aku kelas 4 SD. I lost everything that i have. Shock, being heartbreak saat melihat ibu menangis saat itu. By the way, aku punya kakak tiri dari hasil pernikahan bapak dulu.
Setelah saat itu, ibu banting tulang untuk menafkahi keluarga. Ibu pribadi yang kuat dan lembut. Peran bapak diambil oleh beliau. Hingga aku beranjak dewasa ibu tetap jadi yang terhebat. 
Setiap malam aku mendengar ibu nangis dan berdoa. Kehilangan orang yang dicintai memang berat. Sedih rasanya, seorang ibu yang masih muda dan anak sekecil itu harus rela kehilangan suami dan bapak. Hidup saat itu sulit, bukan hanya ekonomi tapi mental. Aneh rasanya yang biasa nya minta ini itu sudah pasti dituruti. Proses penerimaan ini berlangsung sedikit demi sedikit. But, life must go on. 
Kalian pasti bertanya "kok judulnya gak ada relate dengan isi ?". Kalian akan mendapatkan jawabannya di part 2 nanti

God bless you

4 komentar: